Pages

Banner 468

Senin, 03 Juni 2019

Berbuka puasa bersama keluarga atau teman, momen indah tiada terlupa

0 komentar
Berbuka puasa bersama keluarga atau teman. Romadhon memang momen yang pas untuk melakukannya, sebagai bentuk syukur atas segala kenikmatan kehidupan selama hidup ini. Mengundang keluarga atau teman dalam berbuka puasa, memberikan sentuhan silaturohim dan ukhuwah Islamiyah yang baik. Dapat memperkuat jalinan cinta kasih antar keluarga dan teman tentunya.

Keluarga menjadi salah satu tempat berlindung dari berbagai macam keluh kesah kebahagiaan di kehidupan. Menjadikan keluarga sebagai benteng utama dalam diri adalah penting, momen apapun lahir dengan kebaikan dan kemanfaatan melalui kebersamaan dengan keluarga. Menjadikan ramadhan sebagai ilmu beradab dan berilmu adalah penting. Penting dalam mengajarkan diri lebih beradab dan berilmu kepada suami dan anak-anak. Memperlakukan mereka sebagai tujuan hidup menuju surga kelak.

Melalui momen ramadhan, salah satunya berbuka adalah bentuk manivestasi masa depan dalam kebersamaan, keutuhan, kebaikan, keshalihan dalam keluarga. Utama keluarga, ketika telah memperbaikan dan memperkuat keluarga, maka tidak ada salahnya target kebaikan berikutnya adalah teman. Sebagai salah satu washilah kita bermuamalah di dunia dan bekal di akhirat kelak. 

Dalam bulan ramadhan, berpuasa menjadi momen terindah ketika bisa berkumpul dengan keluarga dan teman. Menyempatkan diri untuk berbuka puasa bersama keluarga dan teman adalah penting. Banyak manfaat utama dalam melakukannya, kita peroleh hal ini sebagai amalan sholih selama bulan suci, terbesar adalah pahala dan ridho Alloh SWT.

Berbuka puasa bersama keluarga dan teman, harus diadakan dengan gembira, buatlah suasana ceria dan meriah, tidak harus mewah ya! Menyediakan resep santapan dan minuman berbuka yang pas sebagai hidangan. Kegiatan ini penting dilakukan karena memiliki banyak manfaat diantaranya :

1. Menjadi kesempatan kita sekeluarga dan teman untuk saling terbuka

Ketika ada hubungan diantara keluarga kita tidak harmonis, begitu pula hubungan dengan teman tidak saling baik, maka melalui momen ini bisa menjadi ajang keterbukaan dan sambung komunikasi kembali. Sucinya bulan Ramadhan mampu menggerus semua keburukan dan kemungkaran dalam hati kita. Saling berbincang akan segala hal, menikmati hidangan dan minuman dengan suasana penuh syukur dan ikhlas akan kebersamaan ini.

Sungguh keberkahan di bulan suci Ramadhan akan memberikan segala kebaikan dan kemanfaatan bagi keluarga dan teman kita.

2. Ajang silaturohim dalam keluarga dan teman

Setiap anggota memiliki kehidupan masing-masing, maka dengan momen inilah paling tepat untuk menjalin kembali rekatan persaudaraan. Kesibukan kehidupan membuat jarang sekali kita berkumpul dengan keluarga dan teman di setiap waktu, walau hanya sekedar ngobrol saja.
Maka saling berbuka puasa bersama keluarga dan temna, bisa menjawab semua ini, sebuah silaturohim bisa terjalin kembali semakin mendekatkan hubungan kita dengan keluarga dan teman, karena jarangnya ngobrol, bertemu, dan makan bersama.

3. Membangun kesatuan keluarga dan teman

Melalui kegiatan ini, bisa mengompakkan dan menyatukan kita dalam sebuah keluarga dan pertemanan. Dengan kegiatan ini bisa menjadi aktivitas positif karena bisa melibatkan semua anggota keluarga dan teman dalam mempersiapkan kegiatan ini. Semuanya mengambil bagian dalam persiapan berbuka bersama ini.

4. Menciptkakan memori yang tiada terkira

Kesibukan kita membuat kita selalu banyak melewatkan momen makan bersama baik waktu sarapan, makan siang, bahkan makan malam. Mengusahakan kegiatan ini adalah baik, karena berbuka puasa bersama keluarga atau teman tidak setiap hari terjadi, tidak ada salahnya kan menyempatkan diri untuk melakukannya. Karena kebiasaan ini adalah baik guna menciptakan kenangan indah tiada terkira di dalam keluarga atau teman.

Memanfaatkan momen ini akan membiasakan kita dengan keluarga atau teman memberikan dampak positif terhadap psikologis anak-anak kita terutama. Kebiasaan makan bersama akan menekan penyalahgunaan obat-obatan dan tingkat depresi pada remaja. Memperbaiki lahiriah dan  batiniah anak-anak, teman, bahkan kita sendiri.

Semua ini mengajarkan kita akan baiknya membiasakan kegiatan yang baik, belajar melayani satu sama lain, menyiapkan semua keperluan kegiatan, belajar mengucapkan terima kasih kepada anggota keluarga tertua, teman yang lebih berusia. Menjaga kehangatan hubungan kita dengan keluarga atau teman.

0 komentar:

Posting Komentar