Pages

Banner 468

Senin, 20 Mei 2019

Tentang THR, Mari bepikir bijak

0 komentar
Tentang THR,  tidak bisa tidur mikir nih hal.  Hi hi hi.  Tapi jangan salah ya,  THR bukan segalanya,  setidaknya itu rizqi yang mampir dan ada bagian milik kaum dhuafa untuk disisihkan.  Bicara masalah ini,  kita banyak bersyukur dan bijak dalam memanfaatkannya.  Banyak di bawah kita yang masih tidak bisa merasakan indahnya lebaran dengan berbagai macam kesenangan.  Hanya dengan seadanya dan bahkan kekurangan.  Tiada salah,  jika kita antara satu yang mendapat rizqi ini,  untuk lebih mawas diri dalam memanfaatkan THR.

          Tentang THR,  dikenal sebagai pendapatan non upah,  wajib diberikan oleh sebuah perusahaan kepada pekerjanya,  menjelang hari besar keagamaan,  sebagaimana muslim. Biasanya dibayarkan paling lambat 7 hari sebelum hari raya.  Lebaran umat Islam merupakan momen yang berkah, THR untuk para pekerja biasanya sebesar 1 kali gaji pokok.  Ketika para pegawai tidak bisa memanfaatkan gaji THR dengan baik, hanya kesia-siaan saja.

          Bisa hanya untuk menuruti kesenangan membeli barang-barang mewah,  seperti gadget baru,  bukber berlebihan,  belanja baramg konsumtif,  dan sebagainya. Padahal dengan adanya THR bisa menjadi sumber pendapatan tidak terduga atau tambahan yang bisa dimanfaat untuk kebutuhan utama. Maka tidak ada salahnya kita yang mendapatkan berkah THR memanfaatkannya dengan baik.  Berikut ada beberapa cara memanfaatkan rizqi THR dengan baik.

1. Belanja kebutuhan hari raya

Seperti pemenuhan kebutuhan pokok,  kebutuhan rumah untuk kebersihan dan perawatan anggota keluarga dan rumah. Juga terpenting pembayaran zakat wajib sebagai pembersih diri.

2. Untuk melunasi utang piutang ataupun cicilan

Ini lebih baik,  dapat meringankan benan kita yang sedang memiliki utang atau cicilan.  Bisa mengambil dana THR sebesar 30% , sisanya untuk pemenuhan kebutuhan dasar rumah tangga.  Ketika tidak ada utang atsu cicilan,  maka dana THR bisa diinvestasikan sebagai tabungan, atau investasi dalam bentuk lain.

3. Sodaqoh THR kepada asisten rumah tangga

THR bisa juga dibagikan kepada beberapa asisten rumah tangga kita,  yaitu

Sopir
Asisten rumah tangga
Baby sitter
Tukang kebun
Dan lainnya

Nominal bisa disesuaikan dengan kemampuan kita sebagai atasan. Ini merupakan salah satu bentuk pengikat silaturohim dan ukhuwah terhadap sesama muslim

4. Dana persiapan mudik

Mudik memang memerlukan dana yang tidak sedikit.  Maka bisa diambilkan dari dana THR ini.  Untuk pembelian tiket,  akomodasi selama perjalanan,  angpao untuk keluarga,  dan sebagainya.

         Tentang THR telah dikaji dalam agama Islam. Dimana dalam islam, THR disamakan sebagai hadiah,  hukumnya boleh atau sah.  Ini adalah hak seorang pegawai dalam sebuah perusahaan.  Menurut Hamidullah Ibda, seorang peneliti senior pada Centre dor Democracy and Islamic Studies (CDIS) berpendapat mengenai THR,

“Menerima THR itu boleh, karena prinsip THR itu seperti gaji, diberikan ketika kinerja kita sudah benar. Yang salah adalah ketika THR diberikan kepada pekerja yang malas atau tidak produktif, serta tidak berkontribusi secara aktif di perusahaannya, namun menuntut THR dengan demo dan lain sebagainya.

         Dalam Islam sendiri,  hal ini sah atau boleh saja,  sebagai suatu hak.  Yang dipentingkan adalah kewajiban dalam bekerja, utamanya kewajiban para pekerja dimana baiknya kinerja dan tanggung jawab secara maksimal.  Tentang THR dipikirjan semua pihak untuk kebaikan dan kemanfaatan bersama.




0 komentar:

Posting Komentar