Pages

Banner 468

Rabu, 15 Mei 2019

Sikat gigi saat puasa, make the happy fasting

0 komentar
Sikat gigi saat puasa.  Kenapa tidak,  namun ada beberapa pendapat dari para ulama,  untuk memudahkan kita kaum muslim untuk melakukannya dengan baik dan sesuai syariat.  Bagaimanapun muslim diatur oleh Alloh dalam setiap sendi kehidupan untuk kebaikan dsn kemanfaatan.  Alloh swt pun sangat menyukai keindahan dan kebersihan,  oleh karenanya kita muslim pun melakukan kebaikan dan menjaga kebersihan merupakan salah satu bentuk ibadah kita kepada Alloh SWT.

          Pada bulan puasa saat ini,  maka kita dianjurkan untuk selalu menjaga kebersihan tubuh kita walau dalam keadaan puasa,  salah satunya yaitu dengan menjaga mulut dan gigi kita,  dengan sikat gigi saat puasa.  Salah satiu pendapat dari ulama yaitu dar Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Baz rahimahullah ketika beliau ditanya akan hukum menggunakan pasta gigi saat puasa, beliau menjawab, “Membersihkan gigi saat dengan pasta gigi tidak membatalkan puasa sebagai siwak. Hal ini selama menjaga diri dari sesuatu yang masuk dalam rongga perut. Jika tidak sengaja ada sesuatu yang masuk di dalam, maka tidak batal.” (Majmu’ Fatawa Ibnu Baz, 15: 260. Dinukil dari Fatwa Al-Islam Sual wa Jawab no. 108014).

          Maka tidak ada salah kita muslim dalam melakukan sikat gigi saat puasa.  Selain sebagai salah satu ibadah,  juga sebagai upaya kita menjaga kesehatan mulut kita.  Adapun anjuran dalam bersikat gigi simak paparan berikut. Sikat gigi,  salah satu rutinitas yang dilakukan guna membersihkan gigi,  sisa makanan.  Dengan bersikat gigi,  maka dapat mencegah pertumbuhan bakteri dari sisa makanan yang terselip di mulut. Dimana hal ini bisa menimbulkan penyakit jika tidak dilakukan. Diantara gangguan kesehatan mulut jika tidak sikat gigi

Gigi lubang
Karies gigi
Gusi berdarah
Nafas yang bau

          Rosulullah sendiri bersikat gigi secara rutin menggunakan siwak,  tiap berwudhu sebelum sholat fardhu atau sholat sunnah.  Dalam sebuah hadist

“Andaikan aku tidak memberatkan ummatku, niscaya aku akan menyuruh mereka bersiwak (menyikat gigi) setiap kali berwudhu.” (HR Bukhari dan Muslim)
Atas dasar penelitian,  bersiwak atau bersikat gigi secara rutin dapat menjaga sehatnys mulut,  menghindarkan kita dari penyakit.

         Sikat gigi saat puasa,  dengan memakai siwak bisa terjadi lepasnya bulu siwak,  bulu sikat,  dimana air ataupun pasta gigi bisa tertelan sengaja atau tidak, sehingga dikhawatirkan dapat membatalkan puasa.  Maka baiknya sikat gigi sebatas mulut lalu ludahkan,  maka ini lebih baik. Agar sikat gigi saat puasa tidak membatalkan puasa, ada baiknya sikat gigi selepas sahur.  Kalau bersikat saat puasa,  baiknya sikat gigi tanpa pasta,  atau berkumur saat wudhu.  Semua indah karena adanya aturan,  semua baik dan manfaat adanya syariat.




0 komentar:

Posting Komentar